Winglet Sayap Pesawat Terbang


Peranan sayap tidak lepas dari pesawat terbang untuk menimbulkan gaya lift agar pesawat bisa terbang. Selain menimbulkan gaya lift, sayap juga menimbulkan gaya drag atau hambat sehingga pesawat tidak dapat melaju dengan efisien. Perbandingan kedua gaya inilah yang dapat menentukan peforma dari suatu pesawat. Secara teoritis, pesawat dapat terbang apabila gaya lift lebih besar dibanding gaya weight (L>W). Untuk mendapatkan lift yang besar maka perlu efisiensi dari kecepatan pesawat agar terhindar dari kondisi stall. Maka sayap pesawat didesain agar mempunyai lift yang sebesar-besarnya dengan drag yang sekecil-kecilnya.
        Pada pesawat saat terbang, terjadinya pusaran udara pada ujung sayap pesawat atau dikenal dengan wingtip vortex. 

https://riseofflight.com/forum/topic/43629-omg-hd2/page-5

Besarnya pusaran yang terjadi pada ujung sayap pesawat dapat meningkatkan gaya drag pesawat sehingga mengakibatkan gaya lift yang kurang dan pada akhirnya mengurangi peforma aerodinamika dari pesawat tersebut. Penambahan winglet merupakan solusi untuk menyelesaikan permasalahan dimana dengan adanya winglet akan memperkecil pusaran udara yang terjadi pada ujung sayap sehingga pesawat dapat berakselerasi dengan efisien. Selain itu, dampak yang ditimbulkan lainya adalah efisien bahan bakar karena pesawat yang melaju dengan efisien tidak membutuhkan tenaga atau power mesin yang besar maka konsumsi bahan bakar dapat dikurangi.

Jenis-Jenis Winglet

1. Blended Winglet (Sharklet)
Winglet yang berbentuk sirip pada ikan hiu yang merupakan perpanjangan dari sayap pesawat dan melengkung ke atas dengan sudut yang tumpul. Winglet jenis ini dapat kita jumpai pada pesawat single aisle atau narrow body yaitu pesawat Boeing 737 NG.

https://aerorevista.wordpress.com/2015/09/13/winglet/

2. Split Winglet
Winglet yang berbentuk sirip melengkung dengan sudut tumpul pada bagian atas dan ujung sayap peawat. Winglet jenis ini dapat kita jumpai pada pesawat Boeing 737 Max.
https://www.flickr.com/photos/aerofossile2012/43629080674

3.Wingtip Fence
Winglet yang berbentuk sirip tegak lurus pada bagian atas dan bawah ujung sayap dengan sudut lancip. Winglet jenis ini dapat kita jumpai pada pesawat Airbus A380.
https://www.flickr.com/photos/ben_weaver/5014647144

4.Raked Wingtip
Winglet yang merupakan perpanjangan dari sayap pesawat dengan melengkung kebagian belakang dan dengan sudut sedikit lebih tinggi. Winglet jenis ini dapat kita jumpai pada pesawat  Boeing 787 dreamliner.
https://viewfromthewing.com/review-american-787-business-class-and-which-seats-you-want/

5.Folding Wingtip
Winglet pada ujung sayap peawat yang dapat diatur sudutnya terhadap sayap. Winglet jenis ini dapat kita jumpai pada pesawat  B 777x.
https://www.pcmag.com/news/361334/faa-approves-boeings-folding-wingtips

6.Canted Winglet
Winglet yang berupa sirip yang pendek dan miring ke atas dengan sudut tumpul pada ujung sayap pesawat. Winglet jenis ini dapat kita jumpai pada pesawat  A330.
http://www.plane-spotting.de/Bilder/Wing_Views_II/wing_views_ii.html


 






 





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Alasan bentuk engine yang datar di bagian bawah pada pesawat B737 NG